Sabtu, 21 Juli 2018

Bertahanlah Sekali Lagi

Rasanya, mau banget bilang sama orang yang barusan ngeluh, “Woy, gue juga kerja keras kali untuk sampai di titik ini.”
Tapi, kan.. tidak semua orang itu sama, semua punya caranya masing-masing untuk mengatasi masalahnya. Hanya saja yang perlu diingat adalah “MENGELUH dan MENGELUARKAN KALIMAT PUTUS ASA” itu, tidak akan menyelesaikan semuanya.
Jadi bertahanlah, berdiri dengan kaki sendiri. Sekuat apapun orang lain menggoyahkan dan menjatuhkan kita, karena itu tidak akan pernah berarti jika kita selalu memegang teguh “KEBENARAN” menurut paham sendiri, bukan karena tuntutan oranglain. Hiduplah dengan cara terbaik menurut versi mu. Acuannya bukan orang lain, tapi lebih baik dari dirimu yang dulu. 
Bukan kah tidak mudah untuk sampai sini? disini?
toh, pada akhirnya semua juga akan terlewat. Coba rebahkan lelahmu dan lihat betapa banyak yang sudah kita lalui hari ini. Kejadian di masa lalu yang membuat kita merasa hal itu sangat berat juga pada akhirnya terlewati. Kita melewatinya. Sama halnya dengan hari ini, kita akan mampu melewatinya.



Kamis, 19 Juli 2018

Surat untuk hockey Putri UNJ


Salah satu senior putri pernah berkata secara terang-terangan padaku, “Awas aja lu, kalo pas gue lulus ternyata UNJ gak Juara….”. Hari itu aku hanya meng-iya-kan kalimatnya. Tidak Ada tanggapan lain, aku hanya berpikir tentang betapa cintanya dia pada tim ini. Di lain kesempatan, rombongan senior putri yang akan wisuda merasa ragu meniggalkan tim ini. Alasannya sama, meragukan generasi berikutnya. Aku sedikit kecewa, bagaimana mungkin bisa terpikirkan hal seperti itu.

Aku sudah bersama tim ini sejak masuk kuliah, niat hati selalu ingin mengurangi rasa khawatir pada tim ini. Tapi ternyata tim putri malah tersungkur, terjatuh dan tidak juara di tiga event (ITB 2017, IHRM 2017 dan KHRM 2017), semua terjadi di tahun yang sama. Kekalahan kami menjeda gelar juara yang selalu tim putri dapatkan. Apakah aku menyerah dan memutuskan untuk berhenti saja?
TIDAK..!

Saya masih disini, bersama tim ini, merangkak dan berdiri kembali. Meski harus terbentur, terbentur, terbentur dan terbentuk. Prosesnya memang tidak cepat, karena harus mengalami tiga kali kekalahan. Jika membuka ruang kenangan tentang kekalahan yang kami dapatkan rasanya sakit sekali. Lalu rasa sakit itu semakin jelas dirasakan saat mengingat orang yang sayang sama tim ini juga kecewa.

Maaf kalo harus menulis ini dengan menangis, aku sayang sama tim ini. Teramat sayang. Tangisan ini juga sebagai rasa syukurku kepada Allah.
“Duhai Allah, terima kasih sudah menghadirkan mereka dalam hidupku. Sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku.”

Rabu, 18 Juli 2018

My Team



Aku sudah bersama dengan mereka dari tahun 2016 lalu. Aku merasakan patah dan pahitnya kekalahan, merangkak, berjuang kembali dan menjadi juara. Setiap moment punya ruangnya masing-masing, membuat semuanya berkesan.

Aku merasakan bagaimana jatuh kemudian bangkinya tim ini. Semua kita lalui bersama, kenangan lima belas hari kemarin memenuhi ruang ingatanku saat ini. Ternyata jadwal penyelenggaraan pertandingan yang hampir serentak itu, membuat UNJ hockey mencetak sejarah yang sebelumnya belum pernah terjadi. 

Hari itu, dimulainya event di IHR (Invitasi Hockey Ruangan) ISTN. Aku menemui hal baru dari tim ini, ternyata lawan terberat dalam event ini adalah diri kita sendiri. Jadwal pertandingan yang renggang dan banyak rest nya membuat masing-masing dari kita susah menemui irama permainan. Setiap game koreksinya tentang kesalahan individu, melakukan hal yang tidak penting, misc komunikasi dan kesalahan lain yang sebenarnya sudah tidak harus dilakukan lagi. Sebab itu juga masing-masing stress sama diri sendiri. Waktu pertandingan yang 15 x 2 juga membuat waktu terasa begitu singkat.

Upacara penutupan selalu menjadi moment berharga yang aku dapati, ketika naik podium adalah hal yang selalu dinantikan. Sekarang tidak hanya itu, kita harus bergegas dalam waktu singkat, karena harus berangkat kembali ke Bandung untuk mengikuti event KHR (Kejuaraan Hockey Ruangan) UPI. Pertama kalinya event yang diikuti secara berturut-turut ternyata menjadi hal yang luar biasa dan sejarah baru juga menambah haru saat juara dikeduanya.Alhamdulillah...